Al-Qu'ran Terbesar di Dunia Ada di Parung
Al-Qur’an ini terbuat dari pelepah pohon pisang bukan terbuat dari kertas.
Jum'at, 20 Agustus 2010, 09:59 WIB
Maryadie
Al Quran raksasa di Parung, Bogor (VIVAnews/ Ayatullah Humaeni)

VIVAnews - Al-Qur’an terbesar di dunia ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Shriyyah Nurul Iman yang terletak di Kampung Waru RT 01/01, DesaWaru Jaya,  Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Al-Qur’an ini terdiri dari 30 juz, 6,666 ayat dan 114 surat.

Pimpinan Ponpes Al-Shiriyyah Nurul Iman, Assyekh Habib Saggaf bin
Mahdi bin Assyekh Abubbakar bin Salim, mengatakan, Al-Qur’an terbesar di dunia yang berada di Ponpes Al-Shriyyah Nurul Iman ini berasal dari Moro Filipina yang menghibahkan Al-Qur’an terbesar di dunia ini untuk Ponpesnya itu.

“Dua bulan yang lalu, tiba-tiba saja kami dapat kiriman. Mungkin saya diberi amanat untuk merawat dan menjaganya dengan sebaik mungkina," ungkap Abah, sebutan Assyekh kepada VIVAnews Jum’at 20 Agustus 2010.

Al-Qur’an ini panjangnya mencapai 2 meter dan lebarnya 2,80 meter. Selain itu, terbuat dari pelepah pohon pisang bukan terbuat dari kertas.

Disebut terbesar di dunia karena tidak ada lagi negara yang sanggup membuat Al-Qur’an sebesar ini, selain Filipina. Di Pakistan ada Al-Quran panjangnya 2 meter tapi dibuat dengan cetakan.

Sedangkan, Al-Qur’an di Ponpes Al-Shriyyah ini dibuatnya dengan tulisan tangan. "Mengenai profil atau berapa lama pembuatannya berapa orang yang menulis  Al-Qur’an terbesar di dunia ini, kami belum bisa menjelaskan dengan secara detail," katanya.

Sebab sampai saat ini orang yang mengirimkan Al-Qur’an ini belum mengirim profilnya. "Sudah dua bulan kami menunggu profil Al-Qur’an ini,” tuturnya.

Al-Qur’an terbesar di dunia ini masih berwujud lembaran dan tersimpan di dalam Masjid Thoha yang berada di dalam Ponpes Al-Shriyyah Nurul Iman. Agar santri dan warga yang hendak sala bisa membacanya.

Kata dia, sebelum Al-Qur’an terbesar di dunia ini disimpan terlebih dahulu disensor makhrajnya satu persatu dan tajwidnya. Ternyata, Al-Qur’an ini tidak ada sedikitpun kesalahan. "Selama satu bulan sebelas hari saya mensensor Al-Qur’an itu di dalam kamarnya,” tukasnya.

Dia mengharapkan, dengan keberadaan Al-Qur’an ini, murid-muridnya yang berjumlah 18 ribu ini agar lebih memperhatikan dan hapalan Al-Qur’an terutama di bulan Ramadan.

"Mudah-mudahan Al Qur'an ini akan bermanfaat dan mampu bertahan sampai 500 tahun ke depan. Sebab tidak sembarang orang yang bisa menulis Al-Qur’an ini," kata Abah.

Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor

• VIVAnews
Rating
Komentar
moch rifqi
25/08/2010
kita patut bersyukur kepada Allah,,masih ada orang di zaman sekarang bisa melakukan yang kaya gini,,, SUBHANALLAH...!!!
Balas   • Laporkan
iwak
22/08/2010
SUBHANALLAH !!!
Balas   • Laporkan
NINONURMADI.COM
22/08/2010
SUBHANALLAH !!!
Balas   • Laporkan
anas muchtar
21/08/2010
????? ???????
Balas   • Laporkan
khatam alqur'an
21/08/2010
@Kanceel&andhika sotax > klo gk prnah baca alquran komenpun mnurut prasaan bkn dg pngetahuan!!!seperti yg dsbutkn vivanews tu dh betul oon...
Balas   • Laporkan
Kanceel
20/08/2010
betul betul betul, dr mana Al Quran 6,666 ayat??
Balas   • Laporkan
andhika sotax
20/08/2010
jumlah ayat nya kok beda sama alquran lain ? jumlah ayat alquran bukannya 6,236 ? kok yang itu banyak amat sampe 6666 ?
Balas   • Laporkan
andoko
20/08/2010
subhannallah ..
Balas   • Laporkan
moh. jatim
20/08/2010
Allah Akbar ! penulis itu seorang yang hebat. bagaimana dengan kita ?
Balas   • Laporkan
hamba ramadhan
20/08/2010
maaf maksudnya "msh ramai diziarahi"
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
Al-Jaatsiyah (Yang Berlutut)
Kategori Surah :Makkiyah, Jumlah Ayat : 37 Ayat
Lihat Semua Surah Al-Quran
JADWAL IMSAKIYAH
Untuk Wilayah Jakarta
Kamis, 17 Mei 2012
  • Imsak
    4:35
  • Magrib
    17:57